Tips Sebelum Ajak Anak ke Dokter Gigi

Pernahkah Parents bingung bagaimana mengajak Si Kecil untuk ke dokter gigi tanpa drama? Atau bagaimana memperkenalkan Si Kecil pada dokter gigi supaya anak tidak takut? Jangan khawatir, kami bahas sedikit tips yang bisa membantu Parents mempersiapkan Si Kecil sebelum diajak ke dokter gigi.

  1. Briefing jauh-jauh hariSeperti liburan yang butuh persiapan, packing baju, dan lainnya, merencanakan kunjungan ke dokter gigi juga harus dipersiapkan dengan matang lho Parents! Parents bisa memulai dengan memberi informasi dan afirmasi positif pada anak tentang kunjungan ke dokter gigi yang sedang Parents rencanakan. Parents bisa mulai dengan ngobrol dan bercerita,
    “Kakak, kakak tau ngga gigi kakak ada berapa? Kita hitung bareng-bareng yuk di tempat tante dokter gigi”.Parents juga bisa membacakan buku, atau mengajak anak menonton video tentang pergi ke dokter gigi, sambal menjelaskan aktivitas di dokter gigi pada Si Kecil.
    “Adik, lihat deh di buku ini Kendra pergi ke dokter gigi. Tuh, nanti gigi Kendra diperiksa pakai kaca sama tante dokter, dimandiin juga giginya supaya bersih. Seru ya dik?”

    Parents bisa mulai melakukan ‘briefing’ ini dari satu bulan sebelum kunjungan ke dokter gigi. Ulangi terus dengan berbagai variasi cerita, hingga anak bisa memiliki kesan positif tentang kunjungan ke dokter gigi. Yang terpenting adalag Si Kecil tahu dan ‘kenal’ dengan orang yang dimaksud sebagai dokter gigi. Si Kecil juga sudah bisa membayangkan suasana tempat praktik dokter gigi dengan melihat di buku atau video, sehingga anak tidak khawatir dan memahami bahwa pergi ke dokter gigi tidak berbahaya.

    Berbagai video tentang kunjungan ke dokter gigi dapat parents tonton di channel youtube kami Kidz Dental Ortho

  1. JujurSaat mempersiapkan anak ke dokter gigi, jangan pernah membohongi anak. Katakan dengan jujur bahwa Parents akan ajak anak ke dokter gigi. Jangan sampai Parents mengajak anak pergi untuk berjalan-jalan, padahal sebenarnya Parents ingin mengajak anak ke klinik gigi. Anak akan kecewa dan dikhawatirkan akan sulit bekerja sama saat sampai ke klinik dokter gigi.
  1. Jangan menakut-nakuti“Hayoo jangan makan permen terus nanti giginya dicabut loh sama dokter gigi!”Siapa yang masih suka menakut-nakuti anak seperti itu? Jangan diulangi ya, Parents! Menakut-nakuti anak dengan kalimat “Nanti disuntik bu dokter”, atau “nanti ditangkap pak polisi” dan sejenisnya, akan membuat anak memiliki pandangan buruk terhadap suatu profesi. Secara tidak sadar, ucapan-ucapan tersebut akan membuat anak berpikir “Duh kalau ke dokter gigi, gigiku pasti akan dicabut”, atau “Duh kalau ke dokter, aku pasti disuntik”. Jadi, jangan lagi menakuti anak dengan kalimat-kalimat seperti itu ya, Parents!
  1. Ajak anak bermain role playSebelum berkunjung ke dokter gigi perkenalkan anak dengan pekerjaan dokter gigi dengan bermain role play di rumah. Parents bisa mejadi dokter gigi yang memeriksa gigi Si Kecil, lalu beri kesempatan anak untuk bergantian. Si Kecil yang memeriksa gigi Parents. Sambil bermain, Parents bisa menjelaskan tentang tindakan yang akan dilakukan di dokter gigi dengan Bahasa yang mudah anak pahami. Misalnya:“Mama dokter periksa gigi Adik dulu yaa, kita hitung dulu yuk berapa gigi Adik,”
    “Wah ada kuman nih di gigi adik, Mama dokter bersihkan dulu ya.. wuzzzz”
  1. Dukung dan dampingi Si KecilDapat dipahami bahwa kunjungan pertama Si Kecil ke dokter gigi akan terasa menegangkan bagi anak dan orang tua. Bukan tidak mungkin Si Kecil merasa khawatir karena masuk ke lingkungan yang asing dan baru baginya. Yakinkan anak bahwa kita akan menemaninya dan mendampingi pengalaman pertamanya ke dokter gigi. Bila usia anak masih relative muda, Parents bisa tawarkan anak untuk duduk dipangku oleh orang tuanya. Selain itu, Parents bisa hadir di dalam ruangan dan memberi semangat untuk Si Kecil.Dokter gigi pun akan mengajak anak dan orang tuanya mengobrol untuk mencairkan suasana. Yang penting adalah, Si Kecil merasa nyaman dan berada di lingkungan yang aman baginya. Tidak perlu khawatir bila kunjungan pertama anak ke dokter gigi belum bisa diisi dengan perawatan tertentu. Anak yang sudah mau duduk di kursi gigi, mengobrol dengan dokter gigi pun suatu tahap yang patut kita hargai.

Tak hanya untuk mengajak anak ke dokter gigi lho, tips ini juga bisa dicoba untuk membantu anak mengatasi rasa takutnya saat akan pergi ke dokter atau vaksin! Memang tidak mudah ya Parents! Tapi Parents tidak perlu khawatir, di Kidz Dental, semua dokter gigi dan staf berkomitmen untuk membantu Parents dan Si Kecil untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang baik. Kenyamanan dan rasa aman Parents dan Si Kecil selalu menjadi prioritas kami. Kami akan membantu menciptakan suasana yang ramah bagi anak, agar anak mau bekerjasama tanpa drama. Jadi jangan takutuntuk ajak Si Kecil ke Kidz Dental ya Parents!

Ditulis oleh:  drg. Fathin Vania

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

For emergency cases        0858 8329 9150